Kamis, 29 September 2016

Akhir Pekan, Siang hingga Malam Jabodetabek Diperkirakan...


JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi pada siang hingga malam hari ini kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi akan diguyur hujan.Dilansir dari website resmi BMKG, hujan dengan intensitas ringan dan sedang akan terjadi pada pagi hari di Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Bekasi dan Bogor. Sedangkan, kawasan Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Depok dan Tangerang, pagi ini diperkirakan berawan pada pagi hari.Saat siang hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedangåÊ diperkirakan akan turun diåÊ Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Selatan. Begitu pulang kawasan Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi, pada siang hari akan diguyur hujan.Pada malam hari, seluruh wilayah Jaboadetabek diprediksi tetap diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

Akhir Pekan, Rupiah Dibuka Masih Lesu


JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada pembukaan akhir pekan ini kembali melemah. Mata uang Garuda pada Jumat (20/5/2016) dibuka lesu 30 poin ke level Rp13.595/USD. Pada penutupan pasar uang Kamis kemarin, rupiah ditutup Rp13.565/USD.Berdasarkan data Yahoo Finance, Jumat (20/5/2016), rupiah dibuka turun 0,3118% dari Rp13.550/USD menjadi Rp13.633/USD. Sementara data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pada pembukaan hari ini berada di level Rp13.595/USD. Adapun kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah menembus Rp13.573/USD pada Jumat ini. Rupiah terdepresiasi sebesar 0,78% atau 106 poin dari level Rp13.467/USD pada penutupan Kamis kemarin.Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada mengatakan masih ada sentimen dari The Fed yang bisa mengurangi kesempatan bagi laju rupiah pada hari ini, dimana berpeluang melanjutkan pelemahan.Dia memprediksi rupiah akan berada di level support Rp13.478/USD serta resisten Rp13.460/USD dan etap cermati sentimen yang ada terhadap laju rupiah.Sementara, nilai tukar rupiah kemarin kurang lebih sama seperti IHSG dimana cenderung ditutup melemah pada perdagangan kemarin.Rupiah melemah dipengaruhi oleh respon pelaku pasar terhadap rilis notulensi rapat The Fed yang menyebabkan USD menguat. Tampaknya pelaku pasar terlalu berlebihan dalam menanggapi rencana kenaikan tersebut seiring baru berupa wacana.Sebelumnya, Wakil Ketua Federal Reserve Stanley Fischer dan Presiden The Fed untuk wilayah New York, William Dudley mengatakan ekspektasi pasar cukup senang untuk kemungkinan kenaikan suku bunga bulan Juni atau Juli.

Akhir Pekan, Rupiah Dibuka Kembali Menguat 41 Poin


JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) menguat 0,31% atau 41 poin ke Rp13.169/USD, seiring pergerakan IHSG pada pembukaan Jumat (1/7/2016), imbas dari rilis data inflasi.Sebelumnya mata uang Garuda pada penutupan perdagangan Kamis (30/6/2016), loyo 53 poin atau 0,40% ke level Rp13.210/USD.Beradasarkan acuan Yahoo Finance, Jumat pagi ini, rupiah dibuka menguat 60 poin atau 0,45% ke level Rp13.150/USD. Kemarin, rupiah berakhir terdepresiasi 60 poin atau 0,46% menjadi Rp13.215/USD. Rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan berkisar di level Rp13.150-Rp13.210/USD.Data Sindonews yang bersumber dari Limas, pada pembukaan pagi ini menguat ke posisi Rp13.178/USD. Dimana kemarin ditutup melemah ke level Rp13.220/USD. Rupiah diperkirakan hari ini berada di range Rp13.153-Rp13.203 per USD.Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah hari Jumat (1/7/2016), naik tipis ke level Rp13.172/USD. Dimana kemarin dipatok Rp13.180/USD.Sementara itu, mata uang Inggris poundsterling masih belum pulih sejak dampak Brexit pekan lalu. Melansir Reuters, Jumat (1/7/2016), Gubernur Bank of England, Mark Carney mengisyaratkan penurunan suku bunga ke depan demi pemulihan. Sterling diperdagangkan di level USD1,3346, setelah hampir menyentuh USD1,35 pada hari Kamis kemarin. Pound kehilangan hampir 8% setelah suara Brexit, dan merupakan yang terendah sejak tahun 1985.‰ÛÏCarney selalu gugup tentang bagaimana Brexit akan berdampak pada ekonomi Inggris dan sekarang itu adalah kenyataan. Ia sedang mempersiapkan untuk yang terburuk, setuju dengan malapetaka dan scenario suram dan ingin meyakinkan pasar bahwa BoE akan proaktif," tulis Kathy Lien, direktur strategi FX di BK Asset Management kepada Reuters.Sterling mendapat tekanan ringan pada euro di level 1,1104 per EUR, setelah tergelincir kemarin dari 1,1155 EUR, tertinggi dalam enam hari. Dolar AS mundur terhadap yen, tapi mempertahankan sebagian besar keuntungan pada pekan ini. Greenback‰ÛÓnama lain USD‰ÛÓjatuh menjadi 99,00 yen, dimana terakhir diperdagangkan di å´102,88/USD.

Akhir Pekan, Indeks Dibuka Menguat Tipis


JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari perdagangan terakhir pekan ini, dibuka naik tipis 0,13% atau 6,18 poin ke level 4.882,98, pada pukul 09.00 WIB, Jumat (10/6/2016).Sebelumnya, pada penutupan Kamis kemarin, indeks berakhir ke zona merah, turun 0,80% atau 39,27 poin ke 4.876,79 pada pukul 16.00 WIB.Sementara itu, mengutip CNBC, Jumat (1o/6/2016), saham Asia dibuka lebih rendah pada hari perdagangan terakhir pekan ini, setelah rebound dolar AS (USD).Di Australia, ASX 200 turun 1,14% pada awal perdagangan dipimpin lebih dari 1% penurunan oleh sektor saham keuangan. Para analis mengatakan penurunan itu kemungkinan akibat hantaman harga komoditas semalam sebagai akibat USD yang menguat. Karena kebanyakan harga komoditas dalam mata uang dolar.Jepang Nikkei 225 dibuka turun 0,78% karena yen dipertahankan relatif menguat terhadap USD. Melintasi Selat Korea, Kospi turun 0,29%.Kenaikan harga minyak tiga hari ini membuat USD relatif lebih kuat dan cenderung menyebabkan profit taking di kalangan investor. Tapi harga minyak ditaruh di level psikologis USD50 per barel.Kathy Lien, direktur strategi valuta asing di BK Asset Management, mengatakan, "Kenaikan lebih kecil dari perkiraan klaim pengangguran AS membantu [perputaran dolar], memiliki dampak yang berarti greenback.‰ÛSementara itu, di bursa Indonesia, dari 45 saham yang diperdagangkan awal Jumat ini, terdapat 17 saham yang naik, 14 saham melemah, dan 14 saham stagnan. Hampir semua sektor saham dibuka hijau, dimana saham perdagangan naik 0,59% dan infrastruktur 0,42%. Sementara sektor saham perkebunan mengalami penurunan 0,37%.Saham-saham yang mencetak laba pada pembukaan hari ini, PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Surya Toto Tbk (TOTO), PT Indofarma Tbk (INAF). Dna yang mengalami tekanan pagi ini adalah PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Astra International Tbk (ASII), PT Bumi Teknokultura Unggul (BTEK), PT AKR Corporindo (AKRA), dan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP).

Akhir Pekan, Indeks Berakhir Terpukul ke 4.971,58


JAKARTA - Setelah empat hari berturut-turut berlari, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari pertama Semester II 2016 mulai melambat. Pada penutupan perdagangan akhir pekan, Jumat (1/7/2016), indeks terpukul 45,07 poin atau 0,90% kembali ke level 4.971,58, dari pencapaian kemarin yang menembus level goceng.Perlambatan indeks mulai terpantau pada rehat siang, dimana IHSG berbalik turun 28,31 poin atau 0,22% ke level 4.988,33. Padahal pagi tadi, indeks dibuka menguat 10,97 poin atau 0,22% ke level 5.027,62. Meski demikian, penurunan indeks sesuatu yang normal setelah mengalami peningkatan fantastis selama empat hari beruntun.Adapun mayoritas bursa Asia berakhir tinggi. Melansir CNBC, Jumat (1/7/2016), bursa Asia berakhir naik di tengah pemulihan pasca Brexit, meski data manufaktur China bulan Juni ini berakhir suram. Indeks daya beli manufaktur China turun ke angka 50 dari sebelumnya 50,1 di bulan Mei kemarin.Australia ASX 200 berakhir 0,25% atau 13,225 poin ke level 5.246,60, dengan sebagian besar sektor perdagangan meningkat. Sementara di Selat Korea, Kospi berakhir lebih tinggi 16,97 poin atau 0,86% pada 1.987,32.Pasar China daratan, yaitu indeks Shanghai berakhir naik 0,11% atau 3,2169 poin pada 2.932,823, karena sebagian besar investor mengabaikan perlambatan sektor manufaktur China. Namun indeks Shenzhen tergelincir 0,178% atau 3,515 poin menjadi 1.970,724.Reuters, pada Jumat (1/7/2016) mencatat indeks Jepang, Nikkei 225 ditutup naik 106,56 poin atau 0,68% di 15.682,48. Indeks Topix naik 0,7% menjadi 1.254,44 dan JPX-Indeks Nikkei 400 naik 0,6% menjadi 11.320,65.Di bursa Indonesia, penurunan IHSG disebabkan sembilan sub sektor saham bergerak melemah, dengan tekanan utama dari sektor konsumer yang melemah 1,88%, dan manufaktur negatif 1,38%.Sementara itu, total transaksi saham mencapai Rp5,17 triliun dari 5,39 miliar saham yang diperdagangkan. Transaksi bersih asing sebesar Rp704 miliar, dengan aksi jual asing Rp1,72 triliun berbanding aksi beli asing Rp2,42 triliun.Saham-saham yang mengalami penguatan pada akhir pekan ini adalah MREI, TBMS, BNGA, TOTO, dan KONI. Sedangkan saham yang mengalami tekanan ialah GGRM, MYOR, KBLV, ABDA, dan BBNI.

Akhir Pekan, IHSG Berhasil Landing ke Zona Hijau


JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan akhir pekan ini berhasil landing di zona hijau, menguat 0,16% atau 7,66 poin ke level 4.711,88, pada Jumat (20/5/2016). Sebelumnya pada sesi I perdagangan hari ini, indeks berhasil rebound 4,68 poin atau 0,10% ke level 4.708,90. Adapun pada pembukaan hari ini, indeks dibuka melemah 0,11% atau 5,25 poin ke 4.698,97.Penguatan indeks seiring dengan menguatnya sebagian besar pasar Asia. Melansir CNBC, Jumat (20/5/2016) mengabarkan mayoritas bursa Asia menguat setelah menapak kerugian sebelumnya. Aksi rebound pasar Asia seolah mementahkan komentar hawkish The Fed yang akan menaikkan suku bunga pada Juni mendatang.Indeks acuan Jepang, Nikkei 225 naik 0,54% atau 89,69 poin ke level 16.736,35. Hal ini menghapus kerugian sebelumnya dan yen menguat sedikit terhadap dolar Amerika Serikat (USD). Nilai tukar USD-yen berada di 110,20 pada 02:23 SIN/HK, setelah sebelumnya sempat tinggi pada tingkat 110,32 pada Kamis kemarin.Indeks Hang Seng Hong Kong bertambah 1,06% pada 3:19 SIN/HK. Shanghai Composite berakhir 0,68% atau 19,03 poin pada 2.825,94 dan Shenzen Composite lari 19,067 poin alias 1,07% ke level 1.794,95.Di Australia, indeks S&P / ASX 200 berakhir menguat 0,53% atau 27,958 poin pada 5.351,30. Kospi Korea Selatan naik tipis 0,05% atau 0,89 poin menjadi 1.947,67 setelah terombang-ambing antara wilayah positif dan negarif.Penguatan bursa Asia ini setelah pasar mengacuhkan komentar hawkish The Fed yang kemungkinan akan melakukan kebijakan moneternya. Sebelumnya, Presiden Fed New York William Dudley mengatakan bahwa ekspektasi pasar cukup senang untuk kemungkinan kenaikan suku bunga bulan Juni atau Juli sudah naik. ‰ÛÏOrang-orang sudah mulai bertanya-tanya berapa banyak kebenaran yang ada untuk kenaikan suku bunga musim panas,‰Û kara Mark Matthews, kepala penelitian untuk Asia di bank swasta Julius Baer seperti dikutip CNBC.Reuters mewartakan, penguatan ini karena kalangan investor sedang menunggu permentuan para menteri keuangan dalam G-7 di Tokyo, yang akan memberikan kejelasan atas pelaksanaan kebijakan moneter dan fiskal global.Sementara itu, nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia tercatat sebesar Rp5,49 triliun dengan 4,16 miliar saham yang diperdagangkan. Adapun transaksi bersih asing mencapai Rp115,924 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,534 triliun dan aksi beli sebesar Rp2,650 triliun.Dari 384 saham yang perdagangkan, sebanyak 152 saham menguat, 131 saham melemah, dan 101 saham stagnan.Sektor saham yang menguat dipimpin oleh aneka industri yang naik 1,40% diikuti industri dasar sebesar 1,14%. Sementara sektor yang melemah adalah sektor perdagangan 0,94%. Top gainers untuk akhir pekan ini adalah PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Astra International Tbk (AASI), PT Panin Sekuritas Tbk (PANS), dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF). Untuk top losers berturut-turut adalah PT Asuransi Bina Darta Arta Tbk (ABDA), PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO), PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (DVLA), dan PT XL Axiata Tbk (EXCL).

Akhir Pekan, BMKG Prediksi Jakarta Diguyur Hujan


JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca Ibu Kota DKI Jakarta dan wilayah sekitarnya akhir pekan ini diguyur hujan dengan berbagai intensitas. Mulai dari hujan ringan hingga sedang.Berdasarkan data yang dikutip dari website resmi BMKG, Sabtu (11/6/2016), pagi ini Jakarta dan wilayah penyangga akan diguyur hujan ringan dan berawan. Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Tangerang dan Bekasi diguyur hujan ringan. Sedangkan Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat dan Bogor berawan. Hanya Kepulauan Seribu yang diguyur hujan sedang pagi ini.Kemudian, pada siang harinya hampir semua wilayah diguyur hujan dengan intensitas ringan, seperti Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Barat. Sedangkan hujan dengan intensitas sedang akan mengguyur Jakarta Selatan, Depok, Tangerang, Bekasi dan Bogor. Sedangkan Kepulauan Seribu berawan.Pada malam harinya, nyaris semua wilayah diguyur hujan dengan intensitas ringan. Hanya Kepulauan Seribu dan Jakarta Utara yang berawan.Adapun suhu udara diprediksi berada dikisaran 25 derajad hingga 34 derajad celcius dengan kelembapan udara 50 hingga 75%.